Berita Populer

Ali Wardana Panggabean

Selamat Datang di Negeri Berbilang Kaum

Rabu, 11 Juli 2012

PENGEMBANGAN KAMPUNG SIAGA BENCANA (KSB) MEMBENTUK MASYARAKAT (COMMUNITY) YANG BERKEMAMPUAN




Bencana dapat terjadi di mana-mana dan kapan saja serta selalu berdampak terhadap kerusakan fisik berupa fasilitas umum dan fasilitas sosial, baik berskala kecil/ringan maupun berskala besar/berat dan bahkan menimbulkan korban jiwa (meninggal dunia). Sementara upaya-upaya penanggulangan bencana selama ini hanya ada apabila terjadi bencana melalui upaya pemerintah pusat/daerah yang bekerjasama dengan lembaga/organisasi sosial dan masyarakat.
Indonesia adalah Negara beribu pulau diapit oleh samudera besar dan berdiri di atas patahan lempengan tanah dunia serta banyaknya gunung berapi yang dapat memicu timbulnya bencana lain, seperti gempa bumi, banjir lahar, tanah longsor dan tsunami. Kondisi geografi ini didukung oleh pertumbuhan penduduk Indonesia yang telah mencapai tidak kurang dari 250 juta jiwa yang tersebar di kota-kota besar, desa dan pulau-pulau. Kondisi faktual geografi dan demografi tersebut memberikan keharusan upaya penanggulangan bencana secara menyeluruh, terencana dan berbasis masyarakat sehingga upaya-upaya dimaksud dapat berjalan tepat guna, berdaya guna dan berhasil guna.
Penanggulangan bencana dilakukan sebelum terjadi bencana, saat bencana dan pasca bencana. Upaya pertama yang paling tepat adalah dilakukan oleh masyarakat sendiri. Hal ini karena orang yang pertama-tama mengalami dan merasakan dampak bencana adalah masyarakat itu sendiri baik sebelum, saat maupun pasca bencana. Karena itu peran aktif masyarakat dalam penanggulangan bencana perlu ditumbuhkan dan menjadi keharusan melalui kesiapsiagaan masyarakat. Dengan cara demikian akan menekan resiko bencana yang mungkin akan terjadi.
Kampung Siaga Bencana (KSB) adalah suatu wilayah komunitas yang disiapkan untuk mengelola seluruh aspek dan proses penanggulangan bencana berbasis komunitas (masyarakat) yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengendalian, agar masyarakat memiliki kemampuan melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan pengurangan ancaman, risiko dan dampak bencana secara mandiri pada skala terbatas, terutama saat pertama kali terjadi bencana. KSB dibuat untuk dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui peran serta aktif masyarakat.
Berdasarkan pemahaman tersebut, kegiatan Pengembangan KSB menjadi sangat penting dan pula menjadi bagian tidak terpisahkan dari kebijakan umum penanggulangan bencana secara nasional dalam upaya meningkatkan kualitas dan status KSB yang semula KSB Tumbuh menjadi KSB Berkembang. KSB sebagai salah satu program unggulan dalam mengemban tugas penananggulangan bencana bidang bantuan sosial berbasis masyarakat. KSB juga sebagai program pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia. Melalui KSB dapat terkondisikan masyarakat yang berdaya dan lebih siap berpartisipasi dalam pembangunan.
Kegiatan pengembangan KSB ini bertujuan: 1) meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan masyarakat dalam menanggulangi bencana, 2) terlatihnya masyarakat (tenaga-tenaga lokal) yang memiliki kemampuan dan kompetensi dalam mengenal dan menanggulangi bencana, 3) masyarakat mampu membuat organisasi penanggulangan bencana dan tugas-tugasnya yang disesuaikan dengan ketersediaan sumberdaya yang dimiliki. Adapun sasarannya adalah masyarakat umum yang berada di sekitar wilayah kegiatan KSB,
Mengingat pentingnya membentuk masyarakat (community) yang berketahanan dan berkemampuan dalam penanganan dan penanggulangan bencana, diharapkan kepada Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Sibolga untuk melaksanakan kegiatan Pengembangan KSB sehingga masyarakat memiliki kemampuan membuat peta rawan bencana, mendirikan posko bencana, membuat sistem peringatan dini berbasis lokal, membuat jaringan informasi lokal, mampu menyediakan peralatan bencana secara sederhana, memberikan pertolongan bersama, mampu melakukan evakuasi dini dan mampu membuat lumbung bencana desa.
Oleh; Ali Wardana Panggabean (Ketua Karang Taruna Kecamatan Sibolga Selatan)







BIO DATA

Nama   : Ali Wardana Panggabean
TTL     : Sibolga, 26 Juli 1975
Alamat : Jl. Sisingamangaraja No. 342 Sibolga Kel. Aek Habil Kec. Sibolga Selatan 22533
Jabatan: Ketua Karang Taruna Kecamatan Sibolga Selatan
              Kepala Markas Kota Palang Merah Indonesia Sibolga
              Staf pada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Sibolga
Email   : aishwaryahnabilaalmay@yahoo.co.id,
              aliwardanapanggabean.awp@gmail.com
              www.tapipasikotasibolga.blogspot.com
HP       : 082366012115