Bencana dapat terjadi
di mana-mana dan kapan saja serta selalu berdampak terhadap kerusakan fisik
berupa fasilitas umum dan fasilitas sosial, baik berskala kecil/ringan maupun
berskala besar/berat dan bahkan menimbulkan korban jiwa (meninggal dunia).
Sementara upaya-upaya penanggulangan bencana selama ini hanya ada apabila
terjadi bencana melalui upaya pemerintah pusat/daerah yang bekerjasama dengan
lembaga/organisasi sosial dan masyarakat.
Indonesia adalah Negara beribu pulau diapit
oleh samudera besar dan berdiri di atas patahan lempengan tanah dunia serta
banyaknya gunung berapi yang dapat memicu timbulnya bencana lain, seperti gempa
bumi, banjir lahar, tanah longsor dan tsunami. Kondisi geografi ini didukung
oleh pertumbuhan penduduk Indonesia yang telah mencapai tidak kurang dari 250
juta jiwa yang tersebar di kota-kota besar, desa dan pulau-pulau. Kondisi
faktual geografi dan demografi tersebut memberikan keharusan upaya
penanggulangan bencana secara menyeluruh, terencana dan berbasis masyarakat
sehingga upaya-upaya dimaksud dapat berjalan tepat guna, berdaya guna dan
berhasil guna.
Penanggulangan bencana dilakukan sebelum
terjadi bencana, saat bencana dan pasca bencana. Upaya pertama yang paling
tepat adalah dilakukan oleh masyarakat sendiri. Hal ini karena orang yang
pertama-tama mengalami dan merasakan dampak bencana adalah masyarakat itu
sendiri baik sebelum, saat maupun pasca bencana. Karena itu peran aktif
masyarakat dalam penanggulangan bencana perlu ditumbuhkan dan menjadi keharusan
melalui kesiapsiagaan masyarakat. Dengan cara demikian akan menekan resiko
bencana yang mungkin akan terjadi.
Kampung Siaga Bencana (KSB) adalah suatu
wilayah komunitas yang disiapkan untuk mengelola seluruh aspek dan proses
penanggulangan bencana berbasis komunitas (masyarakat) yang dimulai dari
perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengendalian, agar masyarakat memiliki
kemampuan melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan pengurangan ancaman,
risiko dan dampak bencana secara mandiri pada skala terbatas, terutama saat
pertama kali terjadi bencana. KSB dibuat untuk dapat meningkatkan kesiapsiagaan
masyarakat dalam menghadapi bencana melalui peran serta aktif masyarakat.
Berdasarkan pemahaman tersebut, kegiatan
Pengembangan KSB menjadi sangat penting dan pula menjadi bagian tidak
terpisahkan dari kebijakan umum penanggulangan bencana secara nasional dalam
upaya meningkatkan kualitas dan status KSB yang semula KSB Tumbuh menjadi KSB
Berkembang. KSB sebagai salah satu program unggulan dalam mengemban tugas
penananggulangan bencana bidang bantuan sosial berbasis masyarakat. KSB juga
sebagai program pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia. Melalui KSB dapat
terkondisikan masyarakat yang berdaya dan lebih siap berpartisipasi dalam
pembangunan.
Kegiatan pengembangan KSB ini bertujuan: 1)
meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan masyarakat dalam menanggulangi bencana, 2)
terlatihnya masyarakat (tenaga-tenaga lokal) yang memiliki kemampuan dan
kompetensi dalam mengenal dan menanggulangi bencana, 3) masyarakat mampu
membuat organisasi penanggulangan bencana dan tugas-tugasnya yang disesuaikan
dengan ketersediaan sumberdaya yang dimiliki. Adapun sasarannya adalah
masyarakat umum yang berada di sekitar wilayah kegiatan KSB,
Mengingat pentingnya membentuk masyarakat
(community) yang berketahanan dan berkemampuan dalam penanganan dan
penanggulangan bencana, diharapkan kepada Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial dan
Tenaga Kerja Kota Sibolga untuk melaksanakan kegiatan Pengembangan KSB sehingga
masyarakat memiliki kemampuan membuat peta rawan bencana, mendirikan posko
bencana, membuat sistem peringatan dini berbasis lokal, membuat jaringan
informasi lokal, mampu menyediakan peralatan bencana secara sederhana,
memberikan pertolongan bersama, mampu melakukan evakuasi dini dan mampu membuat
lumbung bencana desa.
Oleh; Ali Wardana Panggabean (Ketua Karang Taruna Kecamatan
Sibolga Selatan)
BIO DATA
Nama :
Ali Wardana Panggabean
TTL :
Sibolga, 26 Juli 1975
Alamat :
Jl. Sisingamangaraja No. 342 Sibolga Kel. Aek Habil Kec. Sibolga Selatan 22533
Jabatan:
Ketua Karang Taruna Kecamatan Sibolga Selatan
Kepala Markas Kota Palang Merah Indonesia
Sibolga
Staf pada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota
Sibolga
HP :
082366012115

Tidak ada komentar:
Posting Komentar